Comentários do leitor

wisata halal danau toba

por Mr Paket Tour Medan (2019-09-13)


Kemajuan di bidang pariwisata sebagai efek dari kemajuan teknologi dan elektronisasi yang membangkitkan arus komunikasi global menyebabkan semua lini kehidupan manusia termasuk dunia pariwisata. Cobalah lihat media sosial saat ini, mayoritas foto yang di share di medsos mempertunjukkan objek wisata sebagai latar belakang foto.

Tahukah anda maknanya itu? Bukan hanya soal keindahan destinasi yang ditunjukkannya, melainkan ingin pamer bahwa aku sudah sampai di sini. Itu karena ada asumsi bahwa berwisata itu mahal. Namun yang terjadi di dunia saat ini bukan soal mahal, tapi masalah kelayakan suatu destinasi wisata untuk dikunjungi semua orang.

Zaman dulu umat islam dari timur tengah khususnya tidak pernah menginjakkan kakinya untuk berwisata di China, Jepang, Thailand, Korea, Vietnam dan Kamboja karena mereka tidak bisa beribadah dan menemukan makanan yang bersertifikasi halal. Hari ini melalui sebuah program wisata halal, wisatawan Timur Tengah berbondong-bondong datang ke negara-negara tadi.

Itulah persoalan persepsi. Berbeda dengan di Sumatera Utara, wisata halal danau toba disambut dengan penolakan mentah-mentah dari masyarakat setempat. Bisa jadi mereka menganggaop bahwa wisata halal hanya kedok yang menumpang di paket wisata danau toba yang mereka miliki. Susah sekali memberikan pemahaman tentang itu.

Padahal sebenarnya, paket tour danau toba dengan label halal akan memberikan efek luar biasa. Selama ini masih banyak wisatawan muslim yang enggan datang ke danau toba berkaitan dengan belum adanya jaminan halal yang akan mereka terima di sana. Akhirnya mereka memilih daerah lain seperti Aceh Sabang, Bukittinggi dan lain-lain.